Nah, lalu bagaimana kita mengatasi atau mencari solusi dari kekurangan-kekurangan jaringan LAN tadi ?
"VLAN atau Virtual LAN adalah suatu model jaringan yang tidak di batasi oleh lokasi fisik seperti LAN".
Berikut adalah karakteristik dari VLAN, untuk memberikan pemahaman lebih lanjut
- Vlan dapat di konfigurasikan secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.
- Pengaturan jaringan dapat di buat sesuai segmen. (Segmen adalah pembagian IP pada sebuah jaringan yang telah di tentukan sedemikian rupa oleh administrator jaringan)
- VLAN mampu melakukan konfigurasi terpusat terhadap peralatan yang ada pada lokasi yang terpisah.
Cara kerja atau prinsip kerja VLAN
Pada dasarnya prinsip kerja VLAN dibagi menjadi 2, yaitu :- Filtering Database
- Tangging
A. Filtering Database
Berisi informasi tentang pengelompokkan VLAN, yang terdiri dari :1. Static Entries
a. Static Filtering Entries
Menspesifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim atau di buang atau juga di masukkan ke dalam dinamis entries
b. Static Registration Entries
Menspesifikasikan apakah suatu data itu di kirim ke suatu jaringan VLAN dan port yang bertanggung jawab untuk jaringan VLAN tersebut.
2. Dynamic Entries
a. Dynamic Filtering Entries
Mendeskripsikan apakah suatu data itu di kirim atau di buang.
b. Group Regsitration Entries
Menspesifikasikan apakah suatu datra yang dikirim atau di teruskan atau tidak.
c. Dynamic Registration Entries
Menspesifikasikan port yang bertanggung jawab untuk suatu jaringan.
B. Tangging
Saat sebuah data di kirimkan maka harus ada yang menyatakan tujuan data tersebut (VLAN tujuan). Informasi diberikan dalam bentuk tag header, sehingga informasi dapat dikirimkan ke user tertentu saja (user tujuan), di dalamnya berisi format MACC address.Jenis dari tag header :
- Ethernet Frame tag Header
- Token Ring and Fiber Distributed Data Interface (FDDI) tag header
5 karakteristik pada Vlan min
ReplyDelete